Memahami Perbandingan Nilai TOEFL iBT dan ITP Secara Tepat
Memahami perbandingan nilai TOEFL iBT dan ITP menjadi kebutuhan mendasar bagi peserta yang hendak melamar pekerjaan, mendaftar beasiswa, atau melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
Banyak calon peserta merasa bingung ketika melihat angka capaian akhir dari kedua jenis ujian ini karena pihak ETS (Educational Testing Service) menerapkan skala penilaian yang sangat bertolak belakang.
Mengetahui kesetaraan angka dan standar kualifikasi pada setiap tes akan membantu Anda menetapkan target belajar yang realistis. Artikel ini mengulas secara rinci peta perbandingan angka serta kesetaraan kualifikasi dari kedua ujian tersebut.
Skala Penilaian Utama pada Kedua Jenis Ujian
Hal mendasar yang membedakan pencapaian nilai TOEFL ITP dan iBT terletak pada skala rentang angka yang berlaku pada masing-masing tes:
1. Skala Nilai TOEFL iBT
Tes berbasis internet ini menilai empat keterampilan bahasa (Reading, Listening, Speaking, dan Writing). Setiap sesi memiliki bobot maksimum 30 poin, sehingga akumulasi angka total TOEFL iBT berada pada rentang 0 hingga 120 poin.
2. Skala Nilai TOEFL ITP
Tes berbasis institusi ini menilai tiga bagian ujian (Listening, Structure, dan Reading). Hasil konversi setiap bagian menghasilkan angka antara 31 hingga 68 poin, sehingga akumulasi angka total TOEFL ITP berada pada rentang 310 hingga 677 poin.
Tabel Kesetaraan Capaian Angka Kedua Tes
Untuk memudahkan Anda mengukur kesetaraan capaian kemampuan, tabel konversi berikut menyajikan estimasi perbandingan angka pada kedua tes berdasarkan standar kompetensi bahasa internasional:
| Standar Kompetensi (CEFR) | Estimasi Angka TOEFL iBT | Estimasi Angka TOEFL ITP |
| Tingkat Mahir (C1) | 95 – 120 Poin | 627 – 677 Poin |
| Tingkat Menengah Atas (B2) | 72 – 94 Poin | 543 – 626 Poin |
| Tingkat Menengah (B1) | 42 – 71 Poin | 460 – 542 Poin |
| Tingkat Dasar (A2) | 32 – 41 Poin | 337 – 459 Poin |
Standar Persyaratan Angka Minimum Lembaga dan Beasiswa
Setiap instansi pemerintah, BUMN, serta perguruan tinggi menetapkan batas acuan angka minimum yang berbeda sesuai dengan peruntukan ujian:
1. Persyaratan TOEFL iBT
Universitas papan atas di luar negeri umumnya mewajibkan angka minimum antara 80 hingga 100 poin. Penyedia beasiswa internasional bereputasi tinggi biasanya menuntut capaian angka minimal 90 poin dengan sebaran poin per sesi yang merata.
2. Persyaratan TOEFL ITP
Syarat kelulusan jenjang sarjana di Indonesia serta seleksi rekrutmen CPNS rata-rata menetapkan angka minimal 450 hingga 500 poin. Sementara itu, program beasiswa magister dalam negeri umumnya meminta angka minimal 500 hingga 550 poin.
Metode Penghitungan Capaian Poin Setiap Sesi Ujian
Mekanisme kalkulasi angka pada kedua tes ini juga menggunakan cara kerja yang berbeda. TOEFL iBT menggabungkan analisis sistem komputer otomatis dengan penilai manusia profesional untuk menilai tanggapan lisan pada sesi Speaking serta esai pada sesi Writing. Penilai mengukur kecakapan tata bahasa, kejelasan pengucapan, serta struktur pemikiran Anda.
Sebaliknya, TOEFL ITP menggunakan mesin pemindai otomatis untuk menghitung lembar jawaban pilihan ganda. Sistem mengalkulasi jumlah jawaban yang benar, lalu mengonversi angka mentah tersebut menjadi skala nilai resmi ETS. Jawaban yang salah pada tes TOEFL ITP tidak mengurangi poin total yang sudah Anda kumpulkan.
Langkah Strategis Mencapai Angka Target Anda
Memahami bobot dan kriteria penilaian membantu Anda merancang jadwal latihan yang terarah. Fokuslah memperdalam materi yang menjadi kelemahan Anda agar mampu mendongkrak capaian angka secara signifikan.
Anda dapat mempelajari ulasan lengkap mengenai perbedaan TOEFL iBT ITP dari penyedia pelatihan tepercaya agar strategi persiapan Anda semakin matang. Program bimbingan intensif bersama ltigroup.id membantu Anda menguasai taktik menjawab soal secara efisien sehingga Anda berhasil meraih angka target sesuai impian.
Kesimpulan
Ulasan mengenai perbandingan nilai TOEFL iBT dan ITP membuktikan bahwa kedua tes memiliki acuan skala penilaian yang berbeda jauh. TOEFL iBT menggunakan skala 0 hingga 120 poin untuk mengukur komunikasi aktif, sedangkan TOEFL ITP memakai skala 310 hingga 677 poin untuk mengukur kemampuan akademis pasif.
Pastikan Anda memeriksa persyaratan resmi instansi tujuan sebelum memilih jenis tes yang akan Anda ambil.
